Sunday, March 24, 2019

Tips Mudah dan Cepat Agar E-Mail Loker Anda Dibaca, Bukan Dibuang

Tips Email Loker Agar Dibaca

Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 269 miliar email yang dikirim setiap harinya, dengan lebih dari 3,7 miliar pengguna email di seluruh dunia saat ini. Untuk menempatkan situasinya seperti sekarang ini, rata-rata pekerja kantor dilaporkan menerima 121 email setiap hari dan mengirimkan sekitar 40 email bisnis setiap hari.

Berapa banyak dari kita yang benar-benar membuka, apalagi membaca setiap email yang kita terima? Tidak banyak, jika kita mempertimbangkannya, hanya 34,1% email yang dikirim di daerah Amerika Utara yang dibuka. Alasannya sederhana saja. Saat kotak masuk kita terus dibanjiri email, kita memprioritaskan email mana yang akan dibaca. Email yang ditulis dengan buruk akan berakhir tanpa dibuka atau dibuka dan langsung dihapus.

Berikut adalah 10 kesalahan umum yang mungkin Anda buat di email Anda, dan cara cepat yang disarankan agar email tersebut dibaca dan tidak dibuang.

01. Subjek yang Lemah
ini adalah baris terpenting dari keseluruhan email anda. Buatlah singkat dan langsung ke intinya yang bersifat pribadi

#02. Arus Yang Buruk
Anda di wajibkan harus memiliki beberapa kata berikut ini :
- Intro
- Poin kunci, dan
- Kesimpulan (apa yang anda ingin pembaca e-mail lakukan)

#03. Paragraf Yang Padat
Buatlah mudah untuk membaca dengan subheading (anak Judul), format tebal , miring dan daftar yang dirinci

#04. Bertele tele
jangan buat pembaca email anda sampai ketiduran karena isinya yang bertele-tele. Tetap pada intinya dan sampaikan pesannya seefisien mungkin

#05. Pengembangan E-Mail yang berlebihan
Jauhi teks yang berwarna neon, emotikon yang berlebihan dan pengembangan lainnya yang tidak perlu. E-mail bisnis harus terlihat profesional

#06. Tata Bahasa dan Kesalahan Ketik yang Buruk
Gunakan spell check untuk menangkap kesalahan ketik tersebut. Jika anda tidak yakin tentang tata bahasa anda, itulah gunanya Google.

#07. Tidak ada Ajakan Bertindak
Selalu akhiri E-mail dengan mengulangi apa yang perlu pembaca lakukan. Perlu ada tujuan yang jelas untuk E-mail.

#08. Tidak ada Kontak Alternatif
Selalu masukan tanda E-mail di E-Mail pertama, tapi harus lengkap dan bagiann itu dibalasan berikutnya untuk menghindari rantai E-Mail yang panjang.

#09. Lampiran
Jangan mengirim file sebagai lampiran kecuali anda benar-benar harus melakukannya. Gunakan penyimpanan ringan seperti Dropbox dan Google Drive.

#10. Kebutuhan
Apakah anda perlu mengirim E-mail? Jika itu pertanyaan singkat, mengapa tidak mengirim pesan di Skype atau WhatsApp? Pikirkan sebelum anda menekan tombol kirim.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Labels

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support